JABA'AN - MANDING - SUMENEP

Lokakarya Awal

Lokakarya awal yaitu pemaparan program yang akan di laksanakan di Desa Jaba'an bersama Kepala Desa dan aparat desa jaba'an

Penyuluhan Penanaman Singkong

Penyuluhan Penanaman Singkong bersama Bpk. Muhammad Suto Widjoyo, S.P., M.Si.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Wednesday, June 22, 2016

Perizinan dan Pemasasran

Perizinan (Licencing) Bersama (Bpk. Agus Wahyudi)

        Setiap pelaku bisnis memerlukan izin usaha sebagai pengakuan resmi dan alat bukti pengesahan dari pemerintah dan untuk menunjang segala kegiatan usaha baik untuk expansi maupun pengajuan penambahan modal dari Bank dan lain sebagainya.
Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
      Untuk menjalankan kegiatan usaha dibidang Perdagangan Barang/Jasa di Indonesia sesuai dengan KLUI “Klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia”.diperlukan SIUP. SIUP adalah Izin Usaha yang dikeluarkan Instansi Pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota/Wilayah sesuai domisili perusahaan.
Kategori SIUP
       Berdasarkan besarnya jumlah Modal dan Kekayaan Bersih di luar tanah dan bangunan atau jumlah modal disetor dalam akta pendirian/perubahan, maka penggolongan SIUP dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu :
  1. SIUP Kecil, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan kekayaan bersih atau modal disetor dalam Akta Pendirian/Perubahan dengan nilai sampai dengan Rp.200.000.000- (duartus juta rupiah).
  2. SIUP Menengah, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan kekayaan bersih atau modal disetor dalam Akta Pendirian/Perubahan dengan nilai diatas Rp.200.000.000,- (duartus juta rupiah) s/d Rp. 500.000.000,- (limaratus juta rupiah).
  3. SIUP Besar, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan kekayaan bersih atau modal disetor dalam Akta Pendirian/Perubahan dengan nilai diatas Rp.500.000.000,- (limaratus juta rupiah).
Prosedur Permohonan
     Perusahaan mengambil formulir, mengisi dan mengajukan permohonan SIUP beserta persyaratannya melalui Kantor Dinas Perindustrian & Perdagangan Kota/Wilayah sesuai domisili perusahaan untuk permohonan SIUP Menengah dan SIUP Kecil. Sedangkan untuk permohonan SIUP Besar diajukan melalui Kanwil Perindustrian dan Perdagangan Kota/Propinsi sesuai domisili perusahaan 

Persyaratan
  1. Fotocopy akte pendirian usaha / badan hukum sebanyak 3 lembar
  2. Fotocopy KTP ( Kartu Tanda Penduduk ) sebanyak 3 lembar
  3. Fotocopy NPWP sebanyak 3 lembar
  4. Fotocopy ijin gangguan / HO sebanyak 3 lembar
  5. Neraca perusahaan sebanyak 3 lembar
  6. Gambar denah lokasi tempat usaha

Pemasaran (Marketing)

     Pertama yang harus harus dilakukan dalam pemasaran adalah pengenalan produk kepada konsumen. 
   Pengenalan bisa dilakukan dengan cara memberi tester produk pada konsumen.Segemen pasar yang diincar adalah kalangan bawah hingga atas, dimana keripik singkong dapat dimakan oleh siapapun, tidak terkecuali kalangan atas.Produk yang dihasilkan berupa keripik singkong akan dipasarkan dengan cara penitipan ke pengecer yang bisa berupa warung atau toko makanan maupun toko biasa. 
      Selain itu keripik singkong yang dihasilkan dapat dipasarkan melalui door to door langsung ke konsumen akhir.Keripik singkong dapat juga dipasarkan dengan dengan cara order pemesanan. Hal ini biasanya untuk pemesanan partai yang agak besar, dalam hal ini dilakukan oleh distributor. Lebih jauh lagi, dengan pengemasan yang merstandar tinggi, produk keripik singkong ini dapat menembus pemasaran di super market ataupun bahkan skala ekspor ke luar negeri.Dengan kemasan yang dibuat sedemikian rupa hingga dapat terlihat elegan, maka kalangan atas yang biasanya mempertimbangkan gengsi, tidak akan ragu untuk membeli keripik singkong yang bersangkutan walaupun harga jualnya jadi akan lebih membengkak.

Pembuatan Kripik Singkong

Kripik Singkong Manding Jabaan



Keripik Singkong Balado

Singkong merupakan jenis umbi-umbian yang banyak tersebar diseluruh belahan bumi indonesia. Salah satu penghasil singkong yang banyak adalah di daerah Madura, khususnya pada daerah Ds. Jaba’an Kec. Manding Kab. Sumenep. Komoditas satu ini begitu melimpah di daerah ini sehingga sebagian besar masyarakat menjadikan singkong sebagai tanaman unggulan pada daerah ini.
Pada awalnya singkong hanya diolah secara sederhana saja seperti dibakar, dikukus, direbus atau digoreng.  Tetapi selain itu singkong telah diolah sedemikian rupa sehingga tidak selalu identik dengan “makanan berat”, diantaranya adalah pengolahan singkong yang merupakan masuk dalam katergori makanan ringan adalah keripik singkong.
Keripik singkong merupakan jajanan/makanan ringan yang banyak diminati oleh masyarakat. Karena memiliki rasa yang enak juga harga dan pengolahan yang lumayan mudah. Masyarakat jaba’an banyak memproduksi keripik singkong yang pendistribusiannya kurang maksimal, dikarenakan masyarakat hanya mendistribusikan keripik mentahnya saja atau keripik tidak mengalami proses lanjutan. Untuk itu perlu diadakannya inovasi terhadap produk unggulan ini dengan pengolahan lanjutan yaitu dengan memodifikasi keripik singkong tersebut dengan berbagai rasa. Melalui inovasi yang dilakukan dapat meningkatkan daya jual keripik singkong juga untuk meningkatkan daya saing pada keripik singkong yang sudah banyak dijual dipasaran sekarang ini.
      Kripik Singkong Manding Jabaan adalah produk kami KKN Kelompok 19 Uniiversitas Trunojoyo Madura. Kami berinovasi untuk mewujudkan masyarakat Jabaan menjadi terampil dalam pembuatan kripik singkong. Kami membuat berbagai macam rasa. Mulai dari rasa Balado, Keju dan Berbekyue untuk menarik perhatian pembeli. Sehingga tidak  cepat bosan dengan produk yang kami tawarkan. 
      Selain rasa, kelebihan dari produk kami yaitu terletak pada pengemasan/packaging dan juga Brand. Kami menciptakan sebuah inovasi dalam Brand produk kami dengan nama "KINGKONG MANJA" yang kepanjangannya yaitu Kripik Singkong Manding Jabaan.
    


Resep Keripik Singkong Balado

  • Bahan Dasar :

·         1 kg singkong

·         2 sendok teh kapur sirih (larutkan dalam segelas besar air/300ml)
  • Bumbu-bumbu balado :
·         Bawang putih, 8 siung

·         Cabai merah 150 gr

·         2 sdm gula pasir

·         1 ½ sdt garam

·         1 1/2 sdm bumbu balado jadi

·         Air secukupnya

·         Minyak goreng secukupnya untuk menumis
  • Alat  :
·         Pisau

·         Baskom

·         Alat pengiris singkong

·         Sendok

·         Wajan

·         Sutil

·         Cobek dan ulekan
  • Cara pembuatan :
  • Proses awal pembuatan kripik singkong :

·         Kupas kulit singkong terlebih dahulu lalu cuci sampai bersih

·        Iris tipis singkong dengan menggunakan alat pengiris singkong agar memiliki   ketebalan yang sama

·         Rendam irisan singkong ke dalam air yang sudah diberi campuran garam dan air hasilrendaman kapur sirih sekitar 10-15 menit

·         Angkat dan bersihkan, lalu rendam kembali dalam air dengan cara diangin-anginkan

·         Setelah irisan singkong benar-benar kering, goreng irisan singkong tadi menggunakan minyak yang banyak dan api yang yang sedang untuk hasil yang maksimal.

·         Goreng sampai matang dan kekuningan kemudian angkat dan tiriskan


  • Proses kedua pembuatan bumbu balado :
·         Kupas bawang putih.

·         Haluskan bawang putih dan cabai

·      Tumis bumbu yang sudah dihaluskan sampai tercium aroma harum dan sedikit mengering

·         Masukkan bumbu balado jadi

·         Masukkan gula dan garam lalu aduk sampai rata

·         Masukkan air secukupnya
  • Proses akhir :

·         Setelah bumbu tercampur rata, angkat wajan dari atas kompor

·       Segera masukkan keripik singkong dan aduk hingga bumbu balado tercampur dan menempel di permukaan kripik singkong

·         Biarkan sampai kering dan tidak lengket

·         Setelah kering kripik singkong di oven selama 20-25 menit 
.     Keripik singkong siap dikemas


 Suasana Penyuluhan Pengolahan Singkong di Balai Desa Jabaan

Penyuluhan Penanaman Singkong

Cara menanam singkong yang benar agar berbuah banyak (Bersama Bpk. Muhammad Suto Wijoyo, S.P., M.Si.) 

       Kegiatan ini dalam bentuk penyuluhan bagi masyarakat khususnya di Desa Jaba'an Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan produktifitas singkong di desa Jaba'an. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2016 jam 09.00 wib - selesai. Dalam acara ini kami menghadirkan Bapak Muhammad Suto Wijoyo, S.P., M.Si. yaitu salah satu pegawai Dinas Pertanian Sumenep. Meliau menyampaikan bahwa singkong di daerah masyarakat jaba'an perlu di perhatikan cara penanamannya, agar bisa memperoleh produktifitas singkong yang banyak dan bagus. Untuk lebih jelasnya kita langsung saja bagaimana menanam singkong yang baik.

          Singkong merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang kerap kita jumpai di daerah pertanian. Tanaman singkong merupakan bahan dasar pembuat tepung, dan juga banyak dikonsumsi sebagai bahan makanan bagi beberpa kalangan masyarakat seperti tiwul, singkong rebus, tape singkong, gatot, getuk, dan masih banyak lagi. Tanaman singkong mungkin tidak memiliki harga yang tinggi seperti tanaman pertanian lainnya seperti jagung, namun bagi sebagian petani, tanaman singkong masih menjadi pilihan untuk dibudidayakan karena biaya perwatan yang cukup murah dibanding tanaman lainnya.

       Beberapa keunggulan tanaman singkong dibanding tanaman pertanian lain adalah sebagai berikut:
  1. Daya tahan terhadap penyakit lebih kuat
  2. Dapat bertahan hidup pada cuaca panas
  3. Masa panen yang relatif lama sehingga bisa dijadikan untuk lumbung
  4. Hampir semua bagian dari singkong dapat dimanfaatkan
       Singkong memiliki 2 jenis secara umum yaitu Singkong manis dan singkong pahit. Singkong manis dapat dikonsumsi atau dibuat makanan, singkong pahit harus hati-hati dalam mengolahnya. Jika tidak mengetahui cara mengolah yang benar, singkong pahit dapat meracuni karena kandungan sianida pada singkong.
      Budidaya singkong dapat dilakukan dengan menggunakan biji dan stek, namun biasanya yang dilakukan masyarakat adalah menggunakan metode stek batang. Untuk menanam singkong secara benar dapat dilakukan dengan beberpa cara berikut.

Siapkan Lahan
        Untuk menghasilkan buah yang banyak dan berukuran besar, tanaman singkong harus memiliki ruang untuk akar-akarnya tumbuh. Oleh karena itu dalam menyiapkan lahan tanam harus dilakukan penggemburan. Penggemburran lahan tanam singkong dapat menggunakan cangkul (kapasitas tanam sedikit) atau menggunakan bajak/traktor (untuk kapasitas pertanian/industri). Lahan yang sudah digemburkan dapat ditaburi pupuk kandang untuk menambah unsur hara tanah dan menjadi nutrisi bagi tanaman untuk tumbuh subur. Tambahkan kapur jika tanah asam, karena singkong akan tumbuh baik pada derajat keasaman tanah netral (pH: 5-8)

Siapkan Bibit 
       Dalam menyiapkan bibit singkong, dapat dilakukan dengan memotong batang singkong menjadi beberapa potongan dengan ukuran panjang sekitar 20cm. Batang singkong dapat dipotong lurus juga dapat dipotong miring.
Menanam Bibit
       Bibit yang telah dipotong dapat langsung ditanam ke lahan pertanian, tanamlah bibit singkong dengan jarak 60 cm x 80cm (60cm jarak bibit dengan bibit yang lain : 80cm jarak antar lajur/kolom). dalam menanam bibit singkong yang harus diperhatikan adalah arah tunas, jangan sampai terbalik. Kita dapat melihat arah tunas di dekat buku-buku atau tonjolan bekas daun singkong yang lepas. Pada posisi tersebit dapat terlihat anak tunas (sering disebut mata). Pastikan anak tunas menghadap ke atas, agar tidak tumbuh terbalik.

Perawatan Tanaman Singkong
      Tanaman singkong harus dirawat untuk memperoleh ubi yang banyak dan berbobot, cara melakukan perawatan tanaman singkong dapat dilakukan dengan melakukan pemupukan pada 3minggu-4minggu pertama atau setelah singkong sudah mengeluarkan tunas dengan memiliki daun sekitar 5-7 helai. Lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk kimia (Urue, TSP, KCl) dengan takaran disesuaikan dengan petunjuk yang tertera di karung pupuk.
      Selain melakukan pemupukan, lakukan juga penyiangan atau membersihkan gulma dan rumput-rumput yang mengganggu. Lakukan penyulaman pada bibit yang tidak tumbuh dan ambruk. Pemupukan juga bisa dilakukan pada bulan ke 5 dari penanaman agar ubi dapat lebih besar saat dipanen. Namun biasanya hanya menggunakan urea saja.

Pemanenan Singkong
       Tanaman singkong pada umumnya dapat dipanen pada usia sekitar 7-8 bulan dari penanaman. Namun seiring dengan bertambahnya teknologi yang dapat menghasilkan varietas baru, ada singkong yang dapat dipanen pada bulan ke 5 dari penanaman.Ciri-ciri tanaman singkong siap dipanen adalah daun-daun sudah mulai sedikit karena rontok, ubi singkong sudah besar (dapat dilihat dengan menggali tanah pada bagian ubi).
      Lakukan pemanenan dengan cara mencabut singkong secara manual, tanah yang gembur tadi tentunya akan sangat membantu mengurangi ubi singkong tertinggal saat dicabut. Singkong dapat dipanen secara serentak. Pisahkan ubi dari pohon dengan cara memotong dengan menggunakan parang/golok pada bagian pangkal ubi (jangan sampai terkena ubinya).

Setelah panen
       Kumpulkan semua batang singkong yang tersisa untuk membersihkan lahan agar dapat ditanami kembali. batang ubi sisa ini dapat dijadikan bibit kembali untuk penanaman selanjutnya atau dapat dibakar pada lahan pertanian/kebun tersebut untuk menjadi pupuk.
        Itulah beberapa cara melakukan penanaman singkong yang benar agar menghasilkan panen yang banyak, dan melakukan perawatan pada singkong. Pemilihan bibit yang baik akan sangat berpengaruh terhadap hasil panen.