JABA'AN - MANDING - SUMENEP

Lokakarya Awal

Lokakarya awal yaitu pemaparan program yang akan di laksanakan di Desa Jaba'an bersama Kepala Desa dan aparat desa jaba'an

Penyuluhan Penanaman Singkong

Penyuluhan Penanaman Singkong bersama Bpk. Muhammad Suto Widjoyo, S.P., M.Si.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Wednesday, August 10, 2016

Video Profil Desa

Video Profil Desa 

Silahkan Kunjungi alamat berikut : https://www.youtube.com/results?search_query=https%3A%2F%2Fyoutu.be%2F_Pc6Yd4BByI

Tuesday, August 9, 2016

Visi dan Misi

Visi
" Menuju Perubahan yang Lebih Baik, Menjadikan Desa Jabaan Lebih Maju "

Misi

1. Membangun Infrastruktur Desa Jabaan.
2. Membangun Karakter Rakyat Jabaan yang Berakhlakul Karimah.
3. Menghidupkan Desa dengan Berbagai Macam Kegiatan yang Akan Terlaksana di Desa Jabaan.

Struktur Pemerintahan Desa

Struktur Kepengurusan Desa  

     Struktur Kepengurusan Desa Jaba’an terdiri dari kepala desa Jaba’an (kades) satu orang, sekretaris desa (sekdes) satu orang, dan bendahara desa (bendes) satu orang. Kepala dusun (Kadus) enam orang, kepala seksi pemerintahan (Kasi) tiga orang, dan kepala urusan pembangunan (Kaur) dua orang. 

 

Sunday, August 7, 2016

Badan Perwakilan Desa

Badan Perwakilan Desa (BPD


   Badan Perwakilan Desa (BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintah desa. BPD dapat dianggap sebagai "parlemen"-nya desa. BPD merupakan lembaga baru di desa pada era otonomi daerah di Indonesia.
  Anggota BPD adalah wakil dari penduduk desa bersangkutan berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan dengan cara musyawarah dan mufakat. Anggota BPD terdiri dari Ketua Rukun Warga, pemangku adat, golongan profesi, pemuka agama dan tokoh atau pemuka masyarakat lainnya. Masa jabatan anggota BPD adalah 6 tahun dan dapat diangkat/diusulkan kembali untuk 1 kali masa jabatan berikutnya. Pimpinan dan Anggota BPD tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai Kepala Desa dan Perangkat Desa.
  Peresmian anggota BPD ditetapkan dengan Keputusan Bupati/Kota, dimana sebelum memangku jabatannya mengucapkan sumpah/janji secara bersama-sama dihadapan masyarakat dan dipandu oleh Bupati/ Walikota.
  Ketua BPD dipilih dari dan oleh anggota BPD secara langsung dalam Rapat BPD yang diadakan secara khusus. BPD berfungsi menetapkan Peraturan desa bersama Kepala Desa. menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.
Wewenang BPD antara lain:
  • Membahas rancangan peraturan desa bersama Kepala Desa
  • Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Desa dan Peraturan Kepala Desa
  • Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Kepala Desa
  • Membentuk panitia pemilihan Kepala Desa
  • Menggali,menampung, menghimpun, merumuskan dan menyalurkan aspirasi masyarakat; dan
   Penggunaan nama/istilah BPD tidak harus seragam pada seluruh desa di Indonesia, dan dapat disebut dengan nama lain.

Malam Perpisahan KKN Kelompok 19 Universitas Trunojoyo Madura

    Saksikanlah perpisahan KKN kelompok 19 Universitas Trunojoyo Madura pada :

Hari         : Senin
Tanggal   : 08 Agustus 2016
Jam         : 19.00
Tempat    : Posko Kami (Rumah kepada desa Jabaan)

   Kami akan mengadakan pengajian bersama Bapak Badri yang akan mengkaji bagaimana cara mencari Ilmu dan bagaimana cara mengamalkan ilmu yang baik dan benar. selain itu kami juga akan menampilkan beberapa penampilan dari kelompok kami. Meriahkan bersama kami. Silahkan datang ke pos kami.

Saturday, August 6, 2016

Demografi Desa

Demografi Desa Jabaan Kecaatan Manding Kabupaten Sumenep


    Desa Jaba’an memiliki penduduk dengan jumlah 2.221 pada tahun 2015, dengan jumlah penduduk laki-laki sebesar 1.236 jiwa dan jumlah penduduk perempuan sebesar 985 jiwa.
   Dalam tingkat pendidikan, desa Jaba’an memiliki kepedulian pendidikan yang mulai berkembang. Hal ini terbukti dengan jumlah tamatan SD/MI/Sederajat sebanyak 60 %. Tamatan  SMP/MTs/Sederajat sebanyak 20 %. Tamatan SMA/MA/Sederajat sebanyak 10 %. Dan tamatan S1 sebanyak 10 %.

Letak Geografi

Letak Geografis


     Dari keseluruhan wilayah, Desa Jaba’an memiliki luas daerah 6,23 KM2. Berdasarkan peta Desa Jaba’an diatas, batas wilayah Desa Jaba’an adalah: Sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Batu Putih, Sebelah selatan berbatasan Desa Gunung Kembar, Sebelah timur berbatasan Desa Manding Laok, Sebelah barat berbatasan Kecamatan Dasuk.
   Terdapat enam dusun di Desa Jaba’an yaitu dusun Garuk, dusun Pagu, dusun Jungjungan, dusun Bungbungan, dusun Ombaan dan dusun Maor. 

Orbit Desa 
    Jarak Desa Jaba’an ke ibu kota kecamatan (dari kantor desa ke kantor kecamatan) adalah 1 km dengan lama perjalanan dengan kendaraan bermotor selama 5 menit. Untuk jarak ke ibu kota kabupaten/kota adalah 10 km dengan lama perjalanan dengan kendaraan bermotor selama 30 Menit. Sedangkan untuk jarak ke ibu kota provinsi adalah 175 km dengan lama perjalanan dengan kendaraan bermotor selama 6 jam.

Bersih-bersih Sumber

Bersih-bersih Sumber Garuk

   Sumber Garuk merupakan sumber air yang terletak di Dusun Garuk Desa Jaba'an Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep. Awalnya mengapa dinamakan Sumber Garuk, karena pada jaman dahulu ada seorang Raja Jokotole dan istrinya Potre Koneng singgah di Desa Jabaan bermaksud mencari air. Dan ternyata masyarakat jabaan tidak memberikan air. Sehingga mereka berdua mencari air ke Dusun Garuk. Karena penduduk di Dusun Garuk baik hati, akhirnya penduduk memberikan air kepada mereka berdua. 
     Setelah itu mereka kearah lembah dan kudanya mencakarkan kakinya ke tanah. Dengan kehendak Allah, tiba-tiba dari cakaran kuda tersebut muncul air yang akhirnya menjadi Sumber Air. Kemudian mereka berdua mandi, sedangkan Potre Koneng "Ageu' Obu'/ menyisir rambutnya". Dari kata "Ageu' ", supaya bagus di ubah menjadi "Garuk" yang sampai sekarang dipakai untuk nama dusun di Desa jabaan.
   Sumber Air Garuk memiliki air yang jernih. Dulunya sekitar tahun 1982 semua masyarakat yang ada di Desa Jabaan mengambil Air dari Sumber Garuk untuk dibuat Minum sama mandi. Karena di daerah Desa Jabaan memang kesulitan air akibat dari kutukan Pengeran Jokotole tersebut.
    Dari kelompok 19 KKN Universitas Trunojoyo Madura mencoba untuk mengadakan kegiatan kerja bakti di lokasi sumber tersebut karena berdasarkan survei dari kelompok kami, lokasi tersebut memang kurang bersih dan perlu perhatian masyarakat supaya kebersihannya tetap terjaga. Alhamdulillah kami berhasil mengumpulkan warga sekitar dan kami di sambut dengan baik oleh masyarakat yang ada di Dusun Garuk. Karena jarang sekali ada kegiatan bersih-bersih Sumber di daerah tersebut. Masyarakat mengaku bangga terhadap program kami yang di laksanakan. Yang kami berikan memang bukan Uang, bukan harta, melainkan dengan adanya bantuan tenaga dan pikiran dari kelompok KKN 19 ini, kami berharap semoga ini bisa bermanfaat bagi warga Dusun Garuk dan sekitarnya.

Pendidikan Formal

Mengajar di SD
     Sekolah dasar (disingkat SD; dalam bahasa inggris : Elementary School atau Primary School) adalah jenjang paling dasar pada pendidikan formal di Indonesia. Sekolah dasar ditempuh dalam waktu 6 tahun, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6. Saat ini murid kelas 6 diwajibkan mengikuti Ujian Nasional (Ebtanas) yang mempengaruhi kelulusan siswa. Lulusan sekolah dasar dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat SLTP.
     Pelajar sekolah dasar umumnya berusia 7-12 tahun. Di Indonesia, setiap warga negara berusia 7-15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar, yakni sekolah dasar (atau sederajat) 6 tahun dan sekolah menengah pertama (atau sederajat) 3 tahun.
     Di Desa Jabaan ini memiliki 2 sekolah dasar negeri, yaitu Sekolah Dasar Negeri I Jabaan dan Sekolah Dasar Negeri III Jabaan.
     Desa Jaba’an memiliki kepedulian pendidikan yang mulai berkembang. Hal ini terbukti dengan jumlah tamatan SD/MI/Sederajat sebanyak 60 %. Tamatan  SMP/MTs/Sederajat sebanyak 20 %. Tamatan SMA/MA/Sederajat sebanyak 10 %. Dan tamatan S1 sebanyak 10 %.

Sekolah Dasar Negeri I Jabaan 


     Sekolah Dasar Negeri I Jabaan adalah sekolah dasar yang terletak di Dusun Jungjungan Desa Jabaan Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep. Sekolah Dasar ini adalah gabungan dari Sekolah Dasar Negeri II Jabaan, sehingga jumlah siswa lumayan banyak. SDN I Jabaan letaknya Strategis, sehingga mudah dijangkau. Makanya SDN I Jabaan ini mempunyai Siswa terbanyak jika dibandingkan dengan sekolah-sekolah Dasar atau yang setingkat lainnya di daerah Jabaan. 
     Kami sangat senang bisa mengajar di SDN ini, karena selain kami dapat pengalaman mengajar, kami juga bisa berbagi ilmu terkait ilmu yang sudah kami kdapatkan di kampus Universitas Trunojoyo Madura. Para siswapun senang semenjak kami datang ke sekolah ini, karena mereka akan di didik oleh guru baru peserta KKN Kelompok 19 Universitas Trunojoyo Madura.

Sekolah Dasar Negeri III Jabaan


    
    Sekolah Dasar Negeri III Jabaan terletak di daerah Dusun Maor Desa Jabaan Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep. Sekolah ini memiliki Siswa sebanyak 11 orang dari kelas 1 sampai kelas 6. Tetapi walaupun jumlahnya sangat sedikit, jangan salah. SDN ini memiliki siswa yang pinter-pinter. Perjuangan mereka dalam belajar sungguh luar biasa. Setiap pagi mereka berangkat sekolah melawati jalan yang masih belum teraspal. mereka bersemangat sekali untuk mencapai sekolah. 
    Dengan kedatangan Mahasiswa KKN Universitas Trunjoyo Madura Kelompok 19, mereka kelihatan senang dan bangga sekolahnya bisa di kenal oleh orang luar daerah jabaan dan merekapun berharap akan mendapatkan ilmu baru dari Kakak Mahasiswa KKN. Dan Alhamdulillah, satu bulan lamanya kami mengajar di sekolah tersebut berjalan dengan maksimal dan lancar. Alhamdulillah program kami lancar.

Sunday, July 31, 2016

Kegiatan Lain

Ngaji Bersama

Ngaji bersama

          Mengaji bersama masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Acara dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2016 sekitar jam 18.30 setelah solat Maghrib sampai selesai. Dalam acara ini dihadiri semua anggota KKN Kelompok 19 Universitas Trunojoyo Madura dan beberapa warga sekitar dari pos KKN yang kami tempati. Kegiatan ini biasa di lakukan warga Jaba'an setiap malam Jum'at Legi demi lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Jalan - jalan Mengelilingi desa Jaba'an

         


           Kami berjalan bersama teman-teman mengelilingi suatu kampung di desa jaba'an. Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 16 Juli 2016 jam 06.00. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalkan anggota dari KKN Kelompok 19 kepada lingkungan setempat. Selain itu untuk mengenalkan dan mensosialisasikan diri kita kepada masyarakat bahwa ada KKN di desa Jaba'an dari Universitas Trunojoyo Madura.

Menghadiri Undangan
Undangan Imtihan Mambaul Ulum dan Miftahul Ulum

Haflatul Imtihan Mambaul Ulum

Haflatul Imtihan Miftahul Ulum

         Menghadiri undangan Haflatul Imtihan di MI Mambaul Ulum Dusun Garuk Desa Jaba'an. kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan bagi lembaga MI Mambaul Ulum. kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat sosialisasi kepada masyarakat maupun lembaga. Dan Alhamdulillah kedatangan kami disambut dengan hormat.
 
Undangan 41 Hari Kelahiran Bayi di Salah Satu Warga Desa Jaba'an


           Dalam acara ini kami di undang  untuk menghadiri acara tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh semua anggota KKN Kelompok 19 dan semua undangan serta seorang ulama dari Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep.
        Secara khusus berkait dengan kelahiran anak terdapat bentuk formal dari bersyukur tersebut, yaitu aqiqah atau dengan nama lain yang lebih disukai oleh sebagian syafi’iyyah nasikah atau dzabihah. Untuk ini secara konkrit ulama mendefinisikan bahwa aqiqah adalah “Apa yang disembelih sebab kelahiran anak sebagai bentuk syukur kepada Allah dengan niat dan syarat-syarat khusus” (al-Mawsu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah:XXX/276)
        Mengenai hukumnya memang sebagian ulama ada yang berpendapat wajib seperti Dzahiriyyah- dan yang lain berkeyakinan bahwa aqiqah adalah sunah sebagaimana pendapat Syafi’iyyah dan Hanabilah. Keduanya berangkat dari dua hadis namun berbeda dalam menalar tingkat perintahnya.
Pertama:

         “Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya.Aqiqah itu disembelih pada hari ketujuh” (HR. Turmudzi).

Kedua adalah hadis:

          “Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya. Aqiqah itu disembelih pada hari ketujuh. (Pada saat itu bayi) dipotong rambutnya dan diberi nama.” (HR. Abu Dawud dan al-Hakim).

Saturday, July 30, 2016

Pendidikan Informal

Bimbel Bahasa Inggris 

       Pengajaran Bahasa Inggris bermaksud untuk mengajarkan anak-anak desa Jaba'an bahasa Inggris yang lebih baik. Selain belajar hal-hal yang mendasar dalam Bahsa Inggris mereka juga dapat belajar dari alam sekitar secara nyata. Adapun tujuan dari pembelajaran Bahasa Inggris yaitu untuk mengenalkan Bahasa Inggris bagi anak-anak yang ada di Jaba'an baik secara arti bahasa maupun bahasa sehari-hari mereka. 
       Hasil yang diharapkan yaitu Anak-anak mampu mengenali angka dalam Bahasa Inggris dan juga bisa membaca Bahasa Inggris dengan baik dan benar. Mereka sangat antusias mengikuti kelas Bahasa Inggris yang diadakan dan rajin menulis setiap rangkaian kata Bahasa Inggris yang diarahkan. 
      Faktor pendukung dalam kegiatan ini yaitu Anak-anak desa Jaba'an sangat antusias untuk mengikuti kegiatan belajar Bahasa Inggris. Terdapat papan tulis dan tempat yang cukup luas untuk menaungi para peserta didik.

Mengajar Tari

         Mengajar Seni Tari untuk persiapan Pentas Seni pada acara Haflatul Imtihan di MI Mambaul Ulum. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata kelompok 19 Universitas Trunojoyo Madura kepada lembaga maupun masyarakat yang ada di Dusun Garuk Desa Jaba'an Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep. 

Mengajar Ngaji


          Mengajar ngaji adalah bentuk kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata kelompok 19 Universitas Trunojoyo Madura sebagai bentuk rasa kepeduliah terhadap keberlangsungan umat islam di Pulau Madura khususnya di Desa Jaba'an Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini dilaksanakan di Mesjid ................... Dusun Junjungan Desa Jabaan Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini dilaksanakan setiap malam setelah solat Maghrib sampai datang waktu isya'. Di sini kami menemukan perbedaan yang sangat mencolok antara dikota sama didesa. Di desa ini kegiatan keagamaannya masih kental. Bahkan para santri tidak hanya ngaji pada saat setelah maghrib saja, akan tetapi setelah solat subuh diisi dengan kajian-kajian kitab untuk memperdalam ilmu agama.

Melatih Paduan Suara


        Melatih paduan suara untuk persiapan acara Haflatul Imtihan di MI Mambaul Ulum Dusun Garuk Desa Jaba'an Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep. Paduan suara ini di persiapkan untuk acara wisudawan/wisudawati kelas enam Mambaul Ulum. 

Melatih Gerak Jalan


       Melatih Gerak Jalan di MI Mambaul Ulum. Kegiatan ini bertujuan untuk persiapan lomba gerak jalan sekecamatan Manding yang akan di ikuti oleh beberapa team gerak jalan dari sekolah lain. Harapannya, MI Mambaul Ulum bisa menjadi juara satu dan memperoleh prestasi yang membanggakan.

Fasilitas Desa Jaba'an

Balai Desa


       Kantor/Balai desa sejatinya tidak sekadar menunjuk pada bangunan yang berdiri di atas sebidang tanah. Lebih dari itu, kantor desa adalah tempat di mana organisasi manusia yang mengurus, mengatur, dan melayani desa berkumpul. Tidak berlebihan jika kantor desa adalah pusat pemerintahan dan pelayanan publik di desa dan tempat di mana warga dengan pemimpin desa, dari kepala desa hingga aparat desa, berinteraksi. Tapi begitulah faktanya. Ternyata belum semua desa di Indonesia punya kantor desa. Mayoritas desa di wilayah Madura mungkin punya kantor desa yang megah, cuman ada beberapa yang mungkin masih belum ada
        Di desa Jaba'an ini Memiliki Balai Desa yang terletak di dusun Junjungan Desa Jaba'an Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep dengan ukuran 17 x 15 Meter.

Puskesmas

        Kesehatan merupakan aspek penting bagi semua individu. Penting bagi masyarakat untuk menjaga dan memelihara kesehatan. Masyarakat yang kurang peduli terhadap kesehatannya cenderung mengabaikan informasi kesehatan. Sehat oleh masyarakat diartikan tidak adanya penyakit, namun sehat tidak hanya terbebas dari penyakit tetapi juga terbebas dari takanan emosi, stress, dan sebagainya.
        Peran tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk mewujudkan masyarakat yang peduli akan kesehatan. Di Desa Jaba’an tingkat kepedulian masyarakat terhadap kesehatan sudah cukup baik. Fasilitas kesehatan yang terdapat di Desa Jaba’an terdiri atas polindes dan yang bertempat di rumahnya. Pada Desa Jaba’an tidak terdapat puskesmas. Masyarakat akan mendatangi tempat praktik bidan ditempat tinggal bidan tersebut untuk memeriksakan kesehatannya.
      Puskesmas hanya ada di Desa Manding yang notabennya merupakan kawasan pusat kecamatan. Jarak akses dari Desa Jaba’an menuju Puskesmas Manding sekitar 2,5 Km dengan jarak tempuh sekitar 10 menit.

Masjid
        Di desa jaba'an ada 3 Masjid yang terletak di beberapa dusun, diantaranya yaitu Masjid .......... yang terletak di dusun Junjungan, Mesjid ........... Terletak didusun Garuk, Masjid ................. terletak di dusun Maor.
      Masjid atau mesjid adalah rumah tempat ibadah umat Muslim. Masjid artinya tempat sujud, dan mesjid berukuran kecil juga disebut Musholla, langgar atau surau. Selain tempat ibadah masjid juga merupakan pusat kehidupan komunitas muslim. Kegiatan – kegiatan perayaan hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah dan belajar Al Qur’an sering dilaksanakan di Masjid. Bahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peranan dalam aktivitas sosial kemasyarakatan hingga kemiliteran.

      Fungsi utama masjid yang lainnya adalah sebagai tempat pendidikan. Beberapa masjid, terutama masjid yang didanai oleh pemerintah, biasanya menyediakan tempat belajar baik ilmu keislaman maupun ilmu umum. Sekolah ini memiliki tingkatan dari dasar sampai menengah, walaupun ada beberapa sekolah yang menyediakan tingkat tinggi. Beberapa masjid biasanya menyediakan pendidikan paruh waktu, biasanya setelah subuh, maupun pada sore hari. Pendidikan di masjid ditujukan untuk segala usia, dan mencakup seluruh pelajaran, mulai dari keislaman sampai sains. Selain itu, tujuan adanya pendidikan di masjid adalah untuk mendekatkan generasi muda kepada masjid. 



Polindes


Sekolah

Bor Sumur
 

Pembuatan Plakat Desa

Plakat Desa

         Pada tanggal 16 Juli 2016 kami melaksanakan program kerja Bidang sarana dan prasarana desa. untuk yang pertama kami mulai dari pembuatan plakat Desa dan Dusun-dusun di Desa Jaba'an Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini di lakukan bersama Masyarakat Jaba'an. Kami membutuhkan waktu 5 hari untuk membuat Plakat desa ini karena terkendala hujan. Sehingga catnya masih basah dan butuh waktu yang lama untuk memasang plakat tersebut. pada tanggal 23 Juli 2016 dimulai dari jam 07.00 hingga jam 12.00 wib.
Pemotongan Kayu
 
Proses Pembuatan dan Pemasangan Plakat desa


Pembuatan Struktur Organisasi Desa Jaba'an
  • Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin di Capai  : Diawal survey kami telah menayakan kepada perangkat Jaba'an tentang ketersediaan papan struktur organisasi desa Jaba'an, namun didesa ini belum memliki papan struktur organisasi. Kegiatan pembuatan papan struktur organisasi ini bertujuan agar masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi tentang perangkat desa dan jabatannya, baik itu penduduk desa ini sendiri maupun penduduk pendatang yang mengunjungi desa ini dengan maksud tertentu. Sasarannya agar desa Jaba'an ini nantinya memiliki kelengkapan administrasi. Struktur Organisasi ini akan di tempatkan di balai desa Jaba'an Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep.
  • Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut : Dengan adanya papan struktur organisasi desa ini, sangat membantu dalam memproyeksi perangkat desa yang ada di desa Jaba'an itu sendiri. Papan struktur organisasi ini mendapat taggapan yang baik dari perangkat desa maupun masyarakat.
  • Faktor Pendukung : Faktor pendukung kegiatan pembuatan Papan Struktur Organisasi Jaba'an ini disebabkan telah adanya Perangkat desa yang jelas sehingga dalam pembuatan Papan Sturktur Organisasi lebih mudah dalam mengamati tugas setiap perangkat desa dan tersedianya laptop untuk membuat bagan struktur organisasi Jaba'an yang di dukung software Photoshop. Sehingga memudahkan dalam membuat apapun yang kita inginkan. Dan juga alat dan bahan untuk membingkai Papan Struktur Organisasi Jaba'an.


Struktur Organisasi Pemerintahan Desa Jaba'an

Struktur Organisasi Tim Penggerak PKK
Struktur Organisasi Badan Perwakilan Desa

Pembuatan Peta Desa

Peta Desa Jaba'an


        Batas wilayah seringkali menjadi pemicu konflik wilayah di kawasan pedesaan. Kondisi tersebut bermula dari tumpang tindihnya peta kawasan. Berdasarkan data BPS 2009, dari 70.429 desa sekitar 37 persennya memiliki wilayah yang tumpang tindih dengan kawasan hutan. Konflik terjadi karena bersinggungan dengan ruang hidup. Juga, tentang kepemilikan, penguasaan, dan pemanfaatan atas tanah (kawasan) serta sumber daya. Maka dari itu peta desa sangat perlu untuk menentukan batas wilayah desa tersebut.
         Desa Jaba’an memiliki penduduk dengan jumlah 2.221 pada tahun 2015, dengan jumlah penduduk laki-laki sebesar 1.236 jiwa dan jumlah penduduk perempuan sebesar 985 jiwa. Setiap penduduk memiliki tempat tinggal yang tersebar di desa jaba'an kecamatan manding kabupaten sumenep. Selain itu, ada beberapa bangunan lain seperti sekolah, pasar, masjid dan lain-lain. Sehingga perlu peta untuk mendeskripsikannya. 
           Oleh karena itu KKN Kelompok 19 Universitas Trunojoyo Madura membuatkan peta desa untuk menunjukkan letak wilayah desa jaba'an. Hasil akhirnya sebagai berikut :

Friday, July 29, 2016

Pembuatan Brownies Singkong

Brownies Singkong

Singkong merupakan salah satu makanan yang kaya karbohidrat, selain itu terdapat kandungan gizi seperti protein, vitamin c, kalsium, fosfor, kalori, lemak, zat besi dan vitamin B1. Dengan berbagai kandungan gizi yang terdapat pada singkong maka singkong baik dikonsumsi oleh masyarakat.  Umbi singkong merupakan sumber energi yang kaya serat dan karbohidrat namun miskin protein.

Upaya diverifikasi pangan dapat dilakukan dengan mengganti atau memodifikasi pangan yang berbahan dasar terigu dengan pangan lokal yang ada di Indonesia. Salah satunya diverifikasi pangan dengan singkong sebagai alternatife pangan, harus diikuti dengan perancangan olahan singkong untuk meningkatkan penerimaan konsumen. Produk olahan yang sekiranya dapat dijadikan sebagai alternatife pangan adalah brownies.
Brownies adalah salah satu makanan jajanan yang disukai anak-anak. Dan merupakan salah satu kue yang trend dan favorit banyak orang. Secara umum bahan pembuatan brownies adalah tepung terigu. Karena biasanya dibuat dari tepung terigu, brownies hanya mengandung zat makro seperti karbohidrat, protein, lemak dan sedikit mengandung zat gizi lainnya seperti zat fosfor, kalsium dan zat besi. Oleh karena itu, dengan adanya teknologi modifikasi diharapkan brownies tidak lagi sekedar makanan ringan yang mengandung zat gizi makro saja. Melalui penambahan tepung singkong dalam pembuatan brownies diharapkan dapat meningkatkan kandungan gizi brownies, terlebih terhadap kandungan mineral seperti zat besi, kalsium dan fosfor. 


Resep Brownies Singkong
Bahan:
  • 4 butir              Telur 
  • 200gr               Gula pasir 
  • Secukupnya     Ovalet 
  •  Secukupnya     Pasta coklat 
  • 4 sdm              Susu kental manis 
  • 100gr               Tepung singkong
  • 2sdm               Coklat bubuk
  • 2sdm               Susu bubuk 
  • 1/2sdt              Backing Powder 
  • 50gr                 Mentega 
  • 50gr                 Coklat blok
  • 1/2gelas           Minyak goreng
Alat:
  • Mixer 
  • Wadah untuk adonan
  • Sendok
  • Loyang
  • Panci kukus
Cara Pembuatan:
  1. Masukkan 4 butir telur, gula pasir dan ovalet ke dalam wadah. Kemudian aduk hingga rata menggunakan mixer. 
  2. Aduk terus sampai adonan mengembang dan berwarna putih.
  3. Tuangkan pasta coklat secukupnya ke dalam adonan, kemudian aduk adonan hingga rata dan berwarna coklat.
  4. Tuangkan 4 sendok makan susu kental manis, aduk kembali adonan hingga rata.
  5. Masukkan tepung singkong, susuk bubuk, coklat bubuk dan backing powder, aduk sebentar adonan hingga rata.
  6. Tuangkan coklat blok yang sudah dicairkan bersama mentega, dan minyak. Aduk sebentar adonan hingga rata menggunakan sendok. 
  7. Selanjutnya tuangkan adonan ke dalam loyang yang sudah dilapisi plastic dan diolesi mentega.
  8. Masukkan adonan yang sudah dituangkan ke dalam loyang tadi ke dalam panic kukus. Kemudian kukus selama 45 menit. 
  9. Setelah di kukus selama 45 menit ambil loyang dari dalam kukusan. 
  10. Keluarkan brownis dari dalam Loyang, istirahatkan hingga sampai agak dingin.
  11.  Brownies siap dihias dengan butter cream atau coklat kacang sesuai selera.
\
 Suasana Penyuluhan Brownies Singkong
Proses Pembuatan Brownies Singkong